Bahaya merokok

Oktober 19, 2009 at 9:32 am (Uncategorized)

Rokok sangat akrab dengan kehidupan kita sehari-hari. Tak kenal waktu dan tak kenal tempat, jutaan orang mengisap rokok setiap harinya. Bahkan Majelis Ulama Indonesia (MUI) sampai mengeluarkn fatwa haram untuk merokok bagi anak, remaja dan wanita hamil serta merokok di tempat umum. Namun, kontroversi akan rokok membuat banyak orang yang sudah kecanduan rokok mengatakan, “Lebih baik tidak makan dari pada tidak merokok”. Mengapa demikian?

“Nikmat” Nikotin Bagi Perokok
Nikotin yang terkandung dalam rokok adalah zat yang sangat berbahaya karena mempunyai efek ketergantungan setara seperti efek ketergantungan alkohol dan kokain. Hal ini karena di otak, nikotin menempati pusat sistem “reward” yang sama dengan amphetamine dan kokain, yaitu di ventral tegmental sistem dopamin.

Nikotin dalam rokok memberikan efek stimulasi otak seperti memperbaiki perhatian, belajar, waktu reaksi seseorang, dan kemampuan menyelesaikan masalah. Perokok juga sering mengtakan bahwa merokok memperbaiki suasana perasaan mereka, mengurangi tekanan dan mengurangi perasaan depresif. Beberapa wanita menyukai rokok di antaranya kerena dapat menekan nafsu makan dan mengurangi berat badan.
Hal inilah yang membuat ketika seseorang sudah mulai mengisap rokok maka kemungkinan besar dia akan sulit lepas dari ketergantungan itu. Apalagi bila ditambah dengan lingkungan sosial yang mendukung perilaku merokok seperti teman, orang tua yang merokok dan iklan rokok yang sangat kuat mendukung perilaku ini.

“Bahaya Nikotin Bagi Perokok”
Semua orang yang merokok pasti tau bahayanya merokok. Dalam setiap kemasan dan iklan rokok, bahaya rokok selalu di cantumkan. Rokok meningkatkan resiko kanker, terutama kanker paru pada seseorang. Rokok juga memiliki kontribusi terhadap gangguan jantung dan pembuluh darah pengisapnya.

Rokok juga meningkatkan terjadinya angka kesakitan pasien di usia lanjut yang berhubungan dengan kesehatan paru-parunya. Bagi wanita hamil, rokok berbahaya bagi janin yang terkandung di dalam perutnya. Bayi lahir rendah merupakan salah satu hal yang sering dikaitkan dengan ibu yang merokok selama kehamilan.

Salah satu yang menarik walau di berbagai kesempatan iklan rokok selalu menampilkan kejantanan seorang pria, tapi rokok sendiri berperan terhadap menurunnya kejantanan itu. Impotensi merupakan bahaya merokok yang sering dituliskan, bahkan pada peringatan pemerintah terhadap bahaya merokok. Kenyataannya masih banyak laki-laki yang tidak segan-segan merokok sampai berberapa puluh batang sehari.

“Rokok dan Gangguan Kesehatan Jiwa”
Pasien-pasien gangguan kesehatan jiwa merupakan salah satu populasi tertinggi berhubungan dengan ketergantungan terhadap nikotin. Sekitar 50% pasien rawat jalan di klinik pskiater diketahui merokok sehari-harinya.

Sembilan puluh persen pasien Skizofrenia juga merokok dan 70% dengan gangguan bipolar juga merokok dalam kehidupan sehari-harinya. Rokok juga erat dengan penggunaan zat adikyiflainnya,dikatakan hampir 70% pengguna zat adiktif (alkohol, amfetamin, kokain dll) juga merokok.

Data mengatakan bahwa pasien dengan gangguan depresi dan gangguan cemas lebih sulit berhasil untuk berhanti merokok dari pada yang tidak. pasien skizofrenia banyak yang merokok karena nikotin dalam rokok membantu pasien untuk mengurangi kepekaan mereka yang terlalu terhadap stimulus dari luar. Rokok juga bagi pasien skizofrenia meningkatkan konsentrasinya sehingga membuat mereka sulit lepas dari rokok.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: